Tahun Baru Islam 1448 H, MHI Serukan Revolusi Kesadaran Hukum di Tengah Arus Digital

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

JAKARTA, Pos Liputan– Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Mimbar Hukum Indonesia (MHI) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk dalam meningkatkan kesadaran dan literasi hukum di era digital yang semakin kompleks.

Direktur Mimbar Hukum Indonesia (MHI), M. Jamil, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dipahami sebagai peristiwa sejarah keagamaan atau perpindahan secara fisik semata, melainkan juga transformasi diri menuju pribadi yang lebih bertanggung jawab, berintegritas, dan taat terhadap norma hukum yang berlaku.

“Tahun Baru Islam 1448 H bukan hanya momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, tetapi juga saat yang tepat untuk meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat. Bagi jurnalis, pemahaman hukum menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Bagi masyarakat umum, literasi hukum merupakan bekal penting untuk melindungi hak, memahami kewajiban, serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kehidupan yang tertib, adil, dan berkeadaban,” ujar Jamil, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat menghadirkan berbagai tantangan baru di bidang hukum. Beragam persoalan seperti penyebaran hoaks, pelanggaran privasi, ujaran kebencian, hingga disinformasi menjadi ancaman yang dapat merugikan masyarakat apabila tidak diimbangi dengan pemahaman hukum yang memadai.

“Di era digital saat ini, kemampuan memahami aspek hukum bukan hanya penting bagi praktisi hukum, tetapi juga menjadi kebutuhan bagi jurnalis dan masyarakat luas agar dapat menggunakan ruang digital secara bijak dan bertanggung jawab,” katanya.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jamil menambahkan, jurnalis memiliki posisi strategis sebagai penjaga ruang publik yang sehat melalui penyajian informasi yang berlandaskan hukum, etika jurnalistik, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga:  
Komentari Pertemuan Syahganda dan Dasco, Nicho Silalahi Desak Prabowo Adili Jokowi

“Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus berlandaskan prinsip-prinsip hukum, etika jurnalistik, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Di sisi lain, masyarakat yang memiliki literasi hukum yang baik akan lebih mampu menyaring informasi, memahami hak-haknya, serta menghindari tindakan yang berpotensi melanggar hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam seperti kejujuran, keadilan, amanah, dan integritas memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan prinsip-prinsip penegakan hukum modern. Karena itu, momentum Tahun Baru Islam menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya hukum dalam kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat yang sadar hukum merupakan fondasi utama dalam mewujudkan negara hukum yang demokratis, berkeadilan, dan berkeadaban,” tegasnya.

Atas nama Mimbar Hukum Indonesia, Jamil berharap semangat hijrah pada Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus belajar, meningkatkan literasi hukum, serta berkontribusi dalam membangun budaya hukum yang lebih baik.

“Hijrah bukan hanya berpindah menuju kebaikan, tetapi juga bertransformasi menjadi warga negara yang sadar hukum, beretika, dan berintegritas. Atas nama pribadi dan Mimbar Hukum Indonesia, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Mari hijrah menuju Indonesia yang lebih sadar hukum, berintegritas, dan berkeadaban,” tuturnya.

Ia juga mengajak para jurnalis, mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, dan masyarakat umum untuk terus memperkuat pemahaman hukum melalui berbagai seminar nasional dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Mimbar Hukum Indonesia.

“Salah satu sarana untuk menguatkan pemahaman hukum adalah dengan mengikuti agenda seminar nasional maupun pelatihan hukum yang diselenggarakan oleh Mimbar Hukum Indonesia serta memperbarui informasi melalui akun media sosial resmi MHI,” pungkasnya.

Baca Juga:  
Fahri Hamzah Khawatir Indonesia Dipimpin Orang Yang Tidak Punya Gagasan

JAKARTA – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Mimbar Hukum Indonesia (MHI) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, termasuk dalam meningkatkan kesadaran dan literasi hukum di era digital yang semakin kompleks.

Direktur Mimbar Hukum Indonesia (MHI), M. Jamil, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dipahami sebagai peristiwa sejarah keagamaan atau perpindahan secara fisik semata, melainkan juga transformasi diri menuju pribadi yang lebih bertanggung jawab, berintegritas, dan taat terhadap norma hukum yang berlaku.

“Tahun Baru Islam 1448 H bukan hanya momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, tetapi juga saat yang tepat untuk meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat. Bagi jurnalis, pemahaman hukum menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Bagi masyarakat umum, literasi hukum merupakan bekal penting untuk melindungi hak, memahami kewajiban, serta berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kehidupan yang tertib, adil, dan berkeadaban,” ujar Jamil, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat menghadirkan berbagai tantangan baru di bidang hukum. Beragam persoalan seperti penyebaran hoaks, pelanggaran privasi, ujaran kebencian, hingga disinformasi menjadi ancaman yang dapat merugikan masyarakat apabila tidak diimbangi dengan pemahaman hukum yang memadai.

“Di era digital saat ini, kemampuan memahami aspek hukum bukan hanya penting bagi praktisi hukum, tetapi juga menjadi kebutuhan bagi jurnalis dan masyarakat luas agar dapat menggunakan ruang digital secara bijak dan bertanggung jawab,” katanya.

Jamil menambahkan, jurnalis memiliki posisi strategis sebagai penjaga ruang publik yang sehat melalui penyajian informasi yang berlandaskan hukum, etika jurnalistik, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga:  
Kabar Baik! Pemerintah Akan Membuka Seleksi CPNS Tahun 2023, Ini yang Jadi Prioritas

“Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus berlandaskan prinsip-prinsip hukum, etika jurnalistik, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Di sisi lain, masyarakat yang memiliki literasi hukum yang baik akan lebih mampu menyaring informasi, memahami hak-haknya, serta menghindari tindakan yang berpotensi melanggar hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam seperti kejujuran, keadilan, amanah, dan integritas memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan prinsip-prinsip penegakan hukum modern. Karena itu, momentum Tahun Baru Islam menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat budaya hukum dalam kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat yang sadar hukum merupakan fondasi utama dalam mewujudkan negara hukum yang demokratis, berkeadilan, dan berkeadaban,” tegasnya.

Atas nama Mimbar Hukum Indonesia, Jamil berharap semangat hijrah pada Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus belajar, meningkatkan literasi hukum, serta berkontribusi dalam membangun budaya hukum yang lebih baik.

“Hijrah bukan hanya berpindah menuju kebaikan, tetapi juga bertransformasi menjadi warga negara yang sadar hukum, beretika, dan berintegritas. Atas nama pribadi dan Mimbar Hukum Indonesia, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Mari hijrah menuju Indonesia yang lebih sadar hukum, berintegritas, dan berkeadaban,” tuturnya.

Ia juga mengajak para jurnalis, mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, dan masyarakat umum untuk terus memperkuat pemahaman hukum melalui berbagai seminar nasional dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Mimbar Hukum Indonesia.

“Salah satu sarana untuk menguatkan pemahaman hukum adalah dengan mengikuti agenda seminar nasional maupun pelatihan hukum yang diselenggarakan oleh Mimbar Hukum Indonesia serta memperbarui informasi melalui akun media sosial resmi MHI,” pungkasnya.

Komentar