Beredar Video Hoaks Banjir, Ini Pesan Penting Kapolres Bantaeng

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

BANTAENG, Posliputan.com — Polres Bantaeng menyoroti maraknya unggahan media sosial yang membesar-besarkan kondisi banjir yang terjadi baru-baru ini. Bahkan, sejumlah akun palsu terpantau mengunggah foto-foto banjir dari daerah lain, namun diberi narasi seolah-olah kejadian tersebut berlangsung di Kabupaten Bantaeng.

Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo menyampaikan keprihatinannya terhadap tindakan tersebut karena dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat yang sedang berupaya pulih dari dampak banjir.

Menurutnya, penyebaran informasi palsu di tengah situasi darurat bukan hanya meresahkan, tetapi juga menghambat proses penanganan karena masyarakat dapat salah mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tidak benar.

Baca Juga:  
Menhan Prabowo Subianto Kunjungi IKN, Tinjau Kesiapan Pelaksanaan HUT RI 2024

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk bijak bermedia sosial. Jangan sembarang membagikan foto atau informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Setiap unggahan bohong berpotensi memicu kepanikan dan mengganggu upaya penanganan yang sedang dilakukan pemerintah dan aparat,” tegas Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Bantaeng akan melakukan pemantauan terhadap akun-akun anonim atau palsu yang secara sengaja menyebarkan hoaks terkait kondisi kebencanaan. Langkah-langkah hukum dapat diambil apabila ditemukan unsur kesengajaan yang merugikan publik.

Baca Juga:  
Usai Aniaya Dua Orang Korban Pakai Busur, Seorang Remaja di Bantaeng Diringkus Polisi
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan menjaga suasana tetap kondusif. Selain itu, ia berharap masyarakat ikut serta membantu pemerintah dalam upaya pengurangan risiko bencana, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, hingga memberikan laporan yang benar bila terjadi potensi bahaya.

“Ketika terjadi bencana, yang paling dibutuhkan adalah kebersamaan dan ketenangan. Mari kita bantu pemerintah dan aparat dengan menyebarkan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Baca Juga:  
Agar Bersih Dari Narkoba, Personel Polres Sinjai dan Polsek Ikuti Pemeriksaan Urine

“Tidak menutup kemungkinan situasi tersebut dimanfaatkan oleh oknum maupun kelompok tertentu untuk menarik simpati publik melalui video yang beredar. Kekhawatiran ini muncul karena tidak jarang konten semacam itu kemudian dijadikan alat untuk melakukan penipuan dengan kedok penggalangan dana atau permintaan sumbangan,” pungkas Kapolres.

Dengan adanya himbauan ini, masyarakat diharapkan lebih cermat dalam menerima dan membagikan informasi, sekaligus berperan aktif menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Bantaeng.

 

Komentar