SINJAI, Pos Liputan – Futsal bukan sekadar permainan cepat di lapangan sempit. Di balik setiap laga profesional, ada peran penting wasit yang menjaga ritme, sportivitas, dan kualitas pertandingan.
Dari Sinjai, satu nama kini mencuri perhatian di panggung nasional. Akmal Makkuraga menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Sinjai yang mengikuti Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 Mid Season Course yang digelar PSSI di Yello Hotel Harmoni, Jakarta Pusat, pada 7–10 Februari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Akmal tercatat sebagai satu dari lima wasit yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan. Kehadirannya sekaligus membawa nama Sinjai ke level nasional dalam agenda penting pengembangan perwasitan futsal profesional Indonesia.
Selain aktif sebagai wasit futsal nasional, Akmal Makkuraga juga dikenal sebagai guru olahraga di SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai.
Selama ini, ia berperan aktif dalam pembinaan olahraga sekaligus pembentukan karakter peserta didik, menjadikan profesinya di dunia pendidikan berjalan seiring dengan kiprahnya di dunia futsal.
Akmal mengaku bersyukur atas kesempatan yang diraihnya serta dukungan dari berbagai pihak yang selama ini membersamainya.
“Alhamdulillah, saya selalu bersyukur dan senang bisa ikut kegiatan ini. Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung, khususnya SDIT Wahdah, AFK Sinjai, dan AFP Sulawesi Selatan,” ujar Akmal.
Selama mengikuti Mid Season Course, Akmal memperoleh berbagai pembekalan penting yang menunjang profesionalisme perwasitan. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga sarat pengalaman lapangan.
“Kami mendapatkan materi peraturan futsal langsung dari penyusun buku Laws of the Game, pengalaman memimpin bersama wasit senior dari berbagai provinsi, serta kesempatan menyaksikan langsung Final AFC Futsal Asian 2026,” ungkapnya.
Menurut Akmal, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kualitas dan standar wasit futsal nasional, khususnya bagi mereka yang bertugas di kompetisi profesional.
“Kegiatan ini sangat penting karena menjadi bekal utama bagi wasit dalam memimpin Liga Futsal Profesional,” jelasnya.
Usai mengikuti kegiatan tersebut, kepercayaan langsung diberikan kepada Akmal melalui penugasan nasional untuk memimpin pertandingan pada ajang Nations Cup di Pontianak, Kalimantan Barat.
Capaian tersebut turut mendapat apresiasi dari Kepala SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Muhammad Rakib. Ia menilai prestasi Akmal menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan daerah.
“Capaian Pak Akmal menjadi kebanggaan bagi SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai serta bukti bahwa guru daerah mampu berkiprah di level nasional,” ujar Muhammad Rakib.
Ke depan, Akmal berharap langkahnya dapat menjadi pemantik semangat bagi wasit futsal lainnya, khususnya dari Kabupaten Sinjai, untuk terus meningkatkan kapasitas dan berani bersaing di tingkat nasional.
“Saya berharap ke depan ada lagi teman-teman wasit futsal di Sinjai yang bisa lolos dan berkiprah sampai ke tingkat nasional,” pungkasnya.














Komentar