SINJAI, Posliputan.com – Tim Resmob Polres Sinjai akhirnya berhasil menemukan salah seorang remaja perempuan bernama Farah Fauziah (14) setelah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Remaja tersebut ditemukan di Dusun Kassi Lohe, Desa Lembang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Selasa (24/3/2026) 13.20 WITA dengan kondisi lemas dan sesak nafas sehingga dilarikan ke Puskesmas terdekat.
Sebelumnya Ia dilaporkan meninggalkan rumah neneknya di Dusun Marroanging, Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai hingga dilaporkan ke pihak Kepolisian pada Senin (23/3/2026).
Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu DR. Adi Asrul melalui Ps. Kasi Humas Ipda Agus Susanto saat dikonfirmasi Posliputan.com membenarkan terkait ditemukan seorang remaja perempuan tersebut.
“Iya benar sudah ditemukan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Sinjai. Tim Resmob bersama Kanit Intelkam Polsek Sinjai Timur dibackup Polsek Kajang Kab. Bulukumba bergerak melakukan pencarian di Daerah Kajang Kab. Bulukumba,” ujarnya.
Agus juga menjelaskan, Farah meninggalkan rumah Neneknya sekitar pukul 09.00 Wita dengan alasan ke rumah temannya di Bontopale Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai timur, namun setelah dicek ternyata yang bersangkutan tidak pernah datang.
Lanjutnya, berdasarkan informasi pihak keluarga bahwa mereka sempat berkomunikasi dengan Farah lewat Chat WA, dimana korban merasa terjebak sehingga belum kembali.
” Sekitar pukul 23.00 Wita melalui chat menggunakan nomor WA korban dan mengirimkan chat ke Ibu korban, salah seorang mengaku bahwa ia saat ini bersama dengan korban Farah dan meminta uang tebusan sebesar Rp. 5.000.000.- ( lima juta rupiah ) dan mengajak bertemu dilokasi yang akan ditentukan untuk menukar uang tersebut dengan korban,” Jelasnya.
Ps Kasi Humas Polres Sinjai menambahkan, Ia (Farah) mengakui berangkat dengan sendirinya menuju Batu Asa Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba menggunakan sepeda motor Merek Mio z Warna hitam dan bertemu dengan rekannya bernama Eriksa alias Erik lalu bersama – sama menuju permandian Limbua.
“Setelah dari Permandian Limmbua Farah dan Erika Als. Erik tinggal dan bermalam di rumah temannya di Batu Asa, Kec. Herlang, Kab. Bulukumba, karena Farah takut pulang sudah larut malam karena akan dimarahi oleh Keluarganya lalu membuat alasan kepada keluarga bahwa dirinya diculik oleh dua orang pemuda menggunakan mobil avanza silver dan berpura pura meminta uang tebusan sebanyak Rp. 5.000.000 ( lima juta rupiah ),” Terangnya.
“Takut dimarahi karena sudah larut malam sehingga Farah membuat rekayasa atau alasan bahwa dirinya diculik dengan cara mengirimkan pesan memakai HP milik Eriksa alias Erik kepada keluarga untuk meminta uang sebanyak Rp. 5.000.000 ( lima juta rupiah ),” tambahnya.
Hingga kini pihak Kepolisian Resor Sinjai membawa Farah Fauziah beserta kendaraan sepeda motor Merek Mio z Warna hitam dan handpone android telah diserahkan kepihak keluarga.













Komentar