Ditandai Penandatanganan PKS, BRI BO & Rutan Sinjai Perkuat Sinergi Pengelolaan & Literasi Keuangan

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

SINJAI, Posliputan.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Sinjai resmi menjalin kerja sama dengan Rumah Tahanan Klas IIB Sinjai dalam bidang pengelolaan dan literasi keuangan.

Pada kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Selasa (27/01/2026).

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan langsung oleh Pemimpin Cabang BRI Sinjai, HM Dandy Wardana, dan Kepala Rumah Tahanan klas IIB Sinjai, Darmansyah, A Md, IP. SH.MH.
bertempat di Restoran Kaytama, Kabupaten Sinjai.

Baca Juga:  
REI Sulsel Sumbang Puluhan Motor Sampah ke Pemda Bulukumba

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan serta dihadiri oleh jajaran pegawai Rumah Tahanan Sinjai dan pekerja BRI BO Sinjai.

Pemimpin Cabang BRI Sinjai HM Dandy Wardana menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendukung penguatan tata kelola keuangan institusi layanan publik, sekaligus meningkatkan pemahaman literasi keuangan bagi pegawai.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen BRI untuk terus memberikan nilai tambah melalui layanan perbankan dan edukasi keuangan. Sinergi antara BRI BO Sinjai dan Rumah Tahanan Sinjai sejatinya telah terjalin lebih dari lima tahun, dan PKS ini menjadi penguatan dari kolaborasi yang sudah berjalan dengan sangat baik,” ujar Dandy.

Baca Juga:  
Guna Menunjang Ekonomi Nasional, Pengusaha Rokok Dukung Optimalisasi Penerimaan Negara Dari Cukai Rokok

Melalui kerja sama ini, BRI BO Sinjai diharapkan dapat memberikan solusi pengelolaan keuangan yang terintegrasi, aman, dan sesuai dengan kebutuhan institusi, sekaligus mendukung peningkatan literasi keuangan bagi sumber daya manusia di lingkungan Rumah Tahanan Klas IIB Sinjai.

BRI terus berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan daerah sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi dan literasi keuangan, serta mendukung pembangunan ekonomi dan pelayanan publik yang berkelanjutan

Komentar