Empat Orang Pelaku Pemalakan di Jalan Trans Diamankan Anggota Polres Nabire

Publisher:

NABIRE, Pos Liputan – Kepolisian Resor Nabire amankan 4 orang pelaku yang melakukan pemalakan di jalan Trans Nabire-Paniai tepatnya di Kampung Gerbang Sadu Wadio, Kabupaten Nabire, Selasa (12/7/2022).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan keempat orang yang melakukan pemalakan tersebut.

Kamal menjelaskan, pemalakan tersebut dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang mengatas namakan mahasiswa untuk meminta sumbangan sukarela di jalan trans Nabire-Paniai, kampung Wadio Gerbang Sadu, Kabupaten Nabire.

“Masyarakat yang melakukan aksi tersebut dikordinir oleh salah satu pelaku yang berinisial ED dengan cara berdiri di tengah jalan sambil memegang karton,” ucap Kabid Humas.

Selain berdiri ditengah jalan, lanjut Kombes Kamal, ada juga masyarakat yang melambai-lambaikan tangan guna memperlambat kendaraan yang akan melintas kemudian memakai parang dengan alasan membabat rumput untuk membersihkan pinggir jalan.

“Setelah diamankan dan diperiksa oleh Sat Reskrim Polres Nabire, para pelaku mengaku tujuan mereka meminta uang adalah untuk biaya transportasi menuju ke Kabupaten Dogiyai. Tujuan mereka ke Dogiyai juga untuk meminta uang kepada pemerintah Kabupaten Dogiyai karena sehubungan dengan masalah sewa kontrak rumah yang di tinggali mereka akan habis pada tanggal 20 juli 2022,” ujar Kamal.

Kombes Pol Kamal melanjutkan, selama mereka melakukan pemalakan dari pukul 07.00 WIT sampai para mahasiswa tersbut diamankan sekitar pukul 11.40 WIT telah terkumpul uang sekitar Rp. 570.000, dengan pecahan uang Rp.1.000, Rp.2.000, Rp.10.000 dan Rp.20.000.

“Akibat perbuatan mereka Sat Reskrim berhasil mengamankan keempat pelaku yang berinisial ED (21) Mahasiswa di Uswim, PA (15) pelajar di SMP Mantri SP1, YP (17) pelajar di SMA YPGI dan YG (24) mahasiswa di Uswim,” jelas Kabid Humas.

Kombes Pol Kamal menambahkan, dari tangan keempat pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 2 buah karton bertuliskan sari gandum dan lentera mas, Tas kamera berwarna hitam lis kuning, 1 Parang gagang kayu berwarna coklat, 1 Pisau gagang berwarna hitam, 1 unit Hp oppo warna putih, 1 unit Hp oppo warna merah.

“Bukan Hanya itu, Polisi juga amankan uang sebesar Rp. 570.000, 1 Tas noken warna merah bertuliskan KNPB, 1 gelang tangan bahan noken motif berwarna merah, putih , biru, 1 gelang tangan bahan noken motif berwarna merah lis kuning dan 2 cincin bahan noken motif berwarna benang merah, putih, biru,” terangnya.

Penulis: Jumardi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar