Faktor Dugaan Maraknya Pencurian Karena Kurangnya Penerangan Lampu Jalan Umum

Publisher:

SINJAI, Pos Liputan – Masyarakat di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tak hanya dibuat resah akan aksi pencurian ternak (Curnak) yang mulai marak terjadi.

Namun kasus-kasus pencurian lainnya kerap terjadi, diduga akibat dari minimnya Penerangan Lampu Jalan Umum (PJU).

Keresahan tersebut diutarakan beberapa warga, salah satunya yang bermukim di Lingkungan Taipa, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara.

“Kondisi penerangan jalan disini sangat minim dan tidak maksimal. Tentu ini bisa menjadi pemicu terjadinya kerawanan dan hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi sebagai daerah padat penduduk,” keluh Husain, warga Taipa yang baru-baru ini menjadi korban pencurian ternak, Kamis (5/1/23).

Menurut Husain, minimnya PJU tak hanya menimbulkan kerawanan akan aksi pencurian, namun kondisi jalan yang gelap di malam hari juga bisa membahayakan pengendara atau terjadi kecelakaan.

“Keluhan warga disini telah disampaikan ke pihak terkait, bahkan beberapa kali diusulkan, namun tidak ada perhatian dan perubahan. Mudah-mudahan keluhan kami ini bisa didengar pemerintah dan ada perbaikan kedepan, sehingga keresahan kasus Curnak yang saya rasakan tidak menimpa warga lain,” harapnya.

Sementara Bhabinkamtibmas Biringere, Brigpol Irfan Jaya yang mendengarkan keluhan warga binaannya tersebut menanggapi dan akan segera mengkoordinasikan dengan instansi terkait.

“Minimnya PJU disepanjang Jalan Ranggong Dg. Romo ini menjadi catatan. Insya Allah akan dikomunikasikan dengan pemerintah setempat untuk menjadi skala prioritas kedepan,” respon Brigpol Irfan.

Ia mengakui, selain kasus Curnak yang dialami Husain, laporan terkait kasus pencurian pembobolan rumah penduduk dengan kerugian puluhan juta rupiah yang terjadi baru-baru ini di Lingkungan Taipa juga telah diterima.

“Untuk itu kami meminta kepada warga agar tetap waspada dan diimbau lebih meningkatkan keaktifan berjaga malam atau ronda di lingkungan tempat tinggalnya, sekaligus kewaspadaan akan dampak dari cuaca ekstrem,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, keluh kesah warga akan kondisi tersebut tidak jauh dari tempat tinggal (rumah) Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa, yang juga berdomisili di Lingkungan Taipa, Kelurahan Biringere.

Penulis: Jumardi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar