Keren! Ilmu Politik Unhas Masuk Peringkat 300 Dunia di QS World University Rankings

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

MAKASSAR, Posliputan.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (FISIP Unhas) menorehkan capaian internasional dengan berhasil masuk dalam pemeringkatan global QS World University Rankings melalui skema QS World University Rankings by Subject 2026.

Dalam pemeringkatan terbaru tersebut, bidang Politics berhasil menempati peringkat 301–400 dunia, menandai pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan dan riset di lingkungan FISIP Unhas.

Capaian ini menjadi bagian dari kontribusi fakultas dalam memperkuat posisi Unhas sebagai perguruan tinggi berkelas dunia. Pengakuan global tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ilmu sosial dan politik di Unhas terus bergerak menuju standar akademik internasional.

Dekan FISIP Prof. Dr. Phil. Sukri, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan FISIP Unhas masuk dalam pemeringkatan QS by Subject merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen di fakultas.

Baca Juga:  
Promosi Doktor Bidang Ilmu Pendidik, Syamsumarlin Taha Raih Predikat Cumlaude

“Ini merupakan keberhasilan rumpun ilmu politik secara keseluruhan yang melibatkan kolaborasi seluruh departemen di FISIP,” jelas Prof Sukri, Selasa (10/3/2026).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi berbagai program akademik yang terus dikembangkan di tingkat fakultas. Kolaborasi antardepartemen, mahasiswa, dosen, serta dukungan manajemen fakultas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi.

Upaya peningkatan kualitas tersebut juga sejalan dengan arahan Rektor Unhas yang mendorong seluruh fakultas untuk memaksimalkan berbagai indikator pemeringkatan internasional.

“Pemeringkatan ini bukan semata-mata soal posisi ranking, tetapi lebih kepada pengakuan terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan oleh sivitas akademika dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambah Prof. Sukri.

Prof. Sukri menyebutkan, masuknya FISIP Unhas dalam pemeringkatan QS by Subject juga memberikan dampak strategis terhadap internasionalisasi kampus. Salah satu dampak paling nyata adalah meningkatnya peluang menarik mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Fisip Unhas.

Baca Juga:  
Ratusan Siswa Madrasah Aliyah Assadiya Putri Sengkang Belajar di Unhas

“Banyak mahasiswa asing menjadikan pemeringkatan QS sebagai referensi utama dalam memilih universitas tujuan studi. Masuknya FISIP Unhas dalam daftar tersebut berpotensi meningkatkan minat mahasiswa internasional,” tambah Prof. Sukri.

Selain itu, pengakuan global melalui QS Ranking juga berpotensi memperluas peluang kolaborasi riset internasional. Peneliti dari berbagai negara umumnya mempertimbangkan reputasi institusi dan posisi pemeringkatan global dalam menjalin kerja sama penelitian.

Sebagai langkah strategis ke depan, FISIP Unhas akan terus memperkuat berbagai indikator penilaian QS, khususnya dalam aspek publikasi ilmiah, reputasi akademik, serta reputasi lulusan di dunia kerja. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan kolaborasi riset, penguatan program pascasarjana, serta dukungan pendanaan fakultas untuk berbagai indikator kinerja utama (IKU).

Baca Juga:  
Perpustakaan Riwasy Dapat Bantuan Buku Sebanyak 300 Buah dari Perpusnas RI

FISIP Unhas juga mendorong mahasiswa, khususnya pada jenjang magister dan doktoral, untuk lebih aktif mempublikasikan hasil riset pada jurnal bereputasi internasional. Selain itu, penguatan riset melalui kelompok riset tematik (Thematic Research Group/TRG) terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas dan dampak penelitian.

“Kami juga berupaya memperluas kolaborasi riset dan publikasi dengan berbagai mitra internasional. Mahasiswa sarjana turut didorong untuk terlibat dalam kegiatan riset bersama mitra luar negeri sehingga hasil penelitian yang dihasilkan tidak hanya tersimpan sebagai laporan akademik, tetapi dapat dipublikasikan secara luas,” kata Prof. Sukri.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan capaian dalam pemeringkatan global, tetapi juga meningkatkan posisinya di masa mendatang.

Komentar