KONI Sulsel Beri Restu ke PORDI, Pertandingan Domino Akan Meriahkan Porprov XVII Sinjai

Publisher:

SINJAI, Pos Liputan – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Selatan resmi memberikan izin kepada Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) untuk mengadakan turnamen Domino di Kegiatan Porprov pada bulan Oktober 2022 mendatang.

Izin tersebut diberikan kepada PORDI setelah Ketua Pengprov PORDI Sulsel dan Ketua Umum KONI Sulsel melakukan pertemuan pada tanggal 21 Juni lalu.

Terbitnya surat izin tersebut menjadi harapan agar PORDI bisa secepatnya menjadi anggota KONI dan menjadi salah satu cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Terbitnya surat permintaan persetujuan kegiatan oleh KONI Sulsel bernomor: 186/U/IX/2022, dan tertanggal 26 September 2022 yang ditujukan kepada Ketua Umum Pengprov Sulsel setidaknya berisi empat poin.

Dalam surat tersebut pada poin kedua dijelaskan bahwa KONI Sulsel menyetujui kegiatan turnamen domino diselenggarakan pada tanggal 27-29 Oktober 2022 dalam rangka memeriahkan kegiatan Porprov XVII Sinjai-Bulukumba.

Menyikapi surat permintaan persetujuan kegiatan dari KONI Sulsel ini, Ketua Pengprov PORDI Sulsel Andi Baso Ryadi Mappasulle yang dikonfirmasi menyampaikan apresiasi dan rasa syukur telah diberi izin.

“Alhamdulillah KONI memberikan kami izin untuk membuat turnamen pada perhelatan Porprov pada bulan Oktober tahun ini, kami akan menunjukkan kalau Domino adalah olahraga otak yang berprestasi,” katanya.

“Pada turnament Porprov nanti kami akan mempertandingkan 2 (dua) kelas, yaitu kelas beregu dan kelas umum, setiap Pengda kami akan meminta 20 sampai 25 pasang per kabupaten/kota. Semoga kami bisa memeriahkan event Porprov kali ini, walapun kami dalam persiapan pemenuhan syarat untuk menjadi anggota KONI,” sambungnya.

Dihubungi terpisah Ketua Pengda Pordi Bulukumba, Arum Spink sangat menyambut baik rekomendasi tersebut.

“Ini sebuah langkah maju untuk menyampaikan pesan bahwa domino sudah menjadi olah raga yang diakui negara. Karena itu tidak ada alasan buat kami sebagai tuan rumah kecuali bersiap menghadapi even ini,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Pengda Pordi Sinjai Andi Muallim mengatakan, untuk kesiapan pelaksanaan eksebisi/turnamen domino sebagai tuan rumah masih menunggu instruksi dari Pengprov PORDI Sulsel.

“Insya Allah kami akan maksimalkan pelaksanaannya, tinggal kami menunggu instruksi dari pengprov pordi Sulsel dalam hal teknis pelaksanaan,” jelasnya.

Penulis: Andi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar