Para Pemburu Masih Kesulitan Buktikan Hantu Secara Ilmiah

Publisher:

JAKARTA, Pos Liputan – Hantu bukan fenomena baru dalam kehidupan manusia, terlebih mereka yang memiliki pengalaman merasakan atau melihat penampakan dari sosok misterius itu. Tetapi bagaimana hantu dijelaskan secara ilmiah?

Dilansir Live Science, hantu adalah salah satu fenomena paranormal yang paling banyak dipercaya manusia di berbagai negara.

Nyaris semua orang tertarik mendengar kisah atau cerita terkait hantu, apalagi bila yang bercerita tersebut merupakan teman dekat.

Bahkan klub hantu telah didedikasikan untuk mencari bukti hantu di universitas bergengsi, termasuk Cambridge dan Oxford serta Society for Physical Research pada 1882.

Walau demikian, sejauh ini hantu belum dapat dibuktikan secara ilmiah dan empiris. Hal itu terungkap dalam riset Sosiolog Dennis dan Michele Waskul yang mewawancarai orang-orang yang pernah merasakan sosok kehadiran hantu pada 2016.

“Banyak responden kami hanya yakin bahwa mereka telah mengalami sesuatu yang luar biasa sesuatu yang tidak dapat dijelaskan, luar biasa, misterius, atau menakutkan,” katanya.

Sementara dari semua pengakuan yang diterima, lanjut Dennis, namun belum bisa dibuktikan secara ilmiah.

Selain itu, tak jarang orang beranggapan bahwa hantu adalah entitas telepati yang diproyeksikan ke dunia dari pikiran kita.

Beberapa peneliti juga mengklaim alasan hantu belum terbukti ada karena manusia belum memiliki teknologi yang tepat untuk menemukan atau mendeteksi dunia roh.

Para pemburu hantu menggunakan banyak metode kreatif untuk mendeteksi keberadaan roh. Namun belum ada penelitian yang benar-benar mendeteksi hantu.

Referensi lain berjudul Things That Go Bump in the Literature: An Environmental Appraisal of “Haunted Houses”, sebuah artikel yang menyebut riset-riset tentang rumah hantu kebanyakan inkonsisten atau lemah.

Penulis: Burhanilustrasi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar