SINJAI, Posliputan.com — Ketua Pengadilan Negeri Sinjai Anthonie Spilkam Mona, S.H., M.H.,bersama anggotanya turun langsung menemui warga masyarakat yang melintas di Jalan Poros depan Kantor Pengadilan Negeri Sinjai, Jumat (6/3/2026) sore.
Dimana pakaian para Jaksa dan Hakim itu sedikit berbeda tak seperti biasanya kita melihat saat dalam persidangan, namun kali ini Ketua Pengadilan Negeri Sinjai bersama anggota mengenakan baju serba putih.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka berbagi takjil kepada para pengendara yang lewat saat menjelang buka puasa dan Pengadilan Negeri Sinjai memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat mengenai kampanye anti gratifikasi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan wilayah bebas korupsi di lingkungan Mahkamah Agung, khususnya di Pengadilan Negeri Sinjai.
Para pegawai pengadilan terlihat membagikan paket takjil sambil menyapa warga dengan ramah. Tidak hanya itu, mereka juga menyampaikan imbauan mengenai pentingnya menjaga integritas, menolak praktik gratifikasi, serta mendukung terciptanya sistem peradilan yang bersih dan transparan.
Ketua Pengadilan Negeri Sinjai, Anthonie Spilkam Mona, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya budaya anti korupsi.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai integritas, baik di lingkungan lembaga peradilan maupun di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan pembagian takjil ini, kami berharap dapat semakin mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan keluarga besar Pengadilan Negeri Sinjai. Selain itu, kami juga ingin menyampaikan pesan penting mengenai gerakan anti gratifikasi,” ujar Anthonie.
Ia menegaskan bahwa upaya membangun peradilan yang bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab internal lembaga, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat luas.
“Kami terus mengingatkan pentingnya menolak segala bentuk gratifikasi dan penyuapan. Dengan komitmen bersama, kami berharap terwujud peradilan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Pengadilan Negeri Sinjai,” tambahnya.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang menerima takjil. Banyak warga mengapresiasi langkah Pengadilan Negeri Sinjai yang tidak hanya berbagi di bulan Ramadan, tetapi juga aktif mengedukasi publik mengenai pentingnya menjaga integritas dan menolak praktik korupsi.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, Pengadilan Negeri Sinjai berharap pesan tentang anti gratifikasi dan peradilan bersih dapat semakin dipahami masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.












Komentar