Jalan Poros Desa di Sinjai Timur Masih Tertutup Material Longsor, Alat Berat Diturunkan

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

SINJAI, Posliputan.com – Jalan poros yang menghubungkan Desa Panaikang dan Desa Pattallassang di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, kembali tertutup akibat material longsor, Kamis (18/6) pagi.

Pada kejadian tersebut jalan penghubung desa itu tertutup total akibat material longsor berupa bebatuan besar dan tanah yang berasal dari tebing di kawasan Tanah Ilie.

Analisis Kebancanaan dari BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Oktave Amir saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi secara terus-menerus di wilayah Kabupaten Sinjai dan sekitarnya sehingga menyebabkan kondisi tanah labil dan memicu terjadinya longsor.

Baca Juga:  
Operasi Hingga Distribusi Logistik, Tim Medis Unhas Sasar Wilayah Terparah di Sumbar

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menyebabkan tebing setinggi kurang lebih 20 meter mengalami longsor. Material longsoran berupa tanah, Pohon dan bebatuan menutup badan jalan yang menghubungkan antar desa Panaikang dan Desa sehingga akses transportasi terganggu,” ujarnya.

Ia jua mengatakan, bahwa pihaknya dari BPBD Kabupaten Sinjai saat ini tengah turun Melakukan pemantauan dan assessment di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Personel BPBD, personel TNI, Polsek Sinjai Timur di bantu warga mengevakuasi pohon pada area longsor agar akses jalan dapat dilalui pejalan kaki dan roda dua,” jelasnya

Baca Juga:  
Unhas Perkuat Layanan Kesmas Bagi yang Terdampak Bencana Aceh dan Sumatera

Selain itu kata dia, alat berat dari Pemda melalui Dinas PUPR Kabupaten Sinjai sudah diturunkan melakukan evakusi material longsor tersebut.

Terpisah, Kepala Dusun Maccini Muh Ramli juga menyatakan, bahwa saat ini jalan tersebut belum bisa dilalui baik roda dua maupun roda empat.

“Saat ini Jalan penghubung antara Desa Panaikang dan Desa Pattallassang belum bisa dilalui baik roda dua maupun roda empat,” terangnya.

Hingga saat ini papan himbauan masih terpajang dan BPBD serta instansi terkait lainnya menghambau kepada warga masyarakat yang berada di wilayah rawan longsor agar tetap waspada dan berhati-hati, khususnya pengguna jalan yang melintasi lokasi tersebut saat curah hujan tinggi dan senantiasa memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG, BPBD, dan media resmi lainnya.

Baca Juga:  
Jamin Keamanan Pendistribusian MBG Ke Sekolah-sekolah, Kapolsek Sinjai Timur Tinjau Dapur SPPG

 

Komentar