Dilirik Sebagai Pemuda Potensial, Wahyu Pandawa Bergabung di DPD Nasdem Sinjai

Publisher:

SINJAI, Pos Liputan – Partisipasi politik didefinisikan sebagai aktivitas warga negara, termasuk di dalamnya anak muda berusia 15-30 tahun, dengan maksud mempengaruhi tindakan pemerintah, baik secara langsung dengan memberikan masukan terhadap implementasi kebijakan publik, maupun secara tidak langsung dengan memberikan suara pada pemilihan pemangku kebijakan.

Hal itu dikemukakan Sekertaris Umum DPD Nasdem Kabupaten Sinjai, perihal perekrutannya di kalangan pemuda masuk di DPD Nasdem Sinjai. Senin (15/8/2022).

Baginya, tidak terbatas hanya dalam ranah pemilu saja, partisipasi politik seseorang bisa dalam beragam bentuk.

“Seperti mencalonkan diri menjadi ketua organisasi, memberikan saran atau kritik terhadap suatu kebijakan, demonstrasi, membuat petisi, atau civil disobedience. Tingkat partisipasi politik anak muda tentu dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah keterpaparan terhadap pengetahuan Sosial, Hak Asasi Manusia, keterpaparan media, ikatan keluarga, dan keaktifan dalam berorganisasi” jelas A. Qamal Yahya.

A. Qamal Yahya menilai Wahyu adalah sosok inspiratif, pemuda inovatif, selamat datang dirumah Besar Partai Nasdem Restorasi Indonesia gerakan perubahan,Bersatu,Berjuang Menang.

“Masuknya kk wahyu di arus Besar Partai Nasdem menambah energi kaum melenial yang bergabung dipartai bentukan Bapak Surya Paloh,” ujarnya

Mari bekerja dengan politik kemanusiaan yang digalakkan oleh Bapak H.Rusdi Masse Mappisessu Ketua Umum DPW Nasdem Sul-Sel, mengutip Pesan beliau “Kader Nasdem harus hadir ditengah masyarakat baik gembira ataupun dlm musibah”.

“Sehingga tidak ada alasan bagi pemuda seperti itu untuk tidak bergabung di partai politik agar bisa terlibat langsung melakukan perubahan,” sambungnya.

Terpisah, Wahyu sapaan akrab Wahyu Pandawa yang hari ini resmi direkrut di Partai Nasdem DPD Kabupaten Sinjai juga memberikan tanggapan bahwa partisipasi dan kontribusi pemuda dalam politik mesti diapresiasi.

“Sebab kita perlu bekerja sama untuk memastikan proses pengambilan keputusan yang inklusif, representatif, dan transparan” Salam Restorasi Indonesia, Gerakan Perubahan, Bersatu, Berjuang Menang,” pungkasnya.

Penulis: Jumardi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar