Ditanya Soal Cawapres, Anies Baswedan: Kriterianya Nomor Nol

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

JAKARTA, Pos Liputan – Setelah di deklarasikan sebagai bakal calon Presiden (Capres) 2024, publik mulai bertanya siapa yang bakal mendampingi Anies Baswedan sebagai bakal calon Wakil Presiden untuk pemilu 2024 mendatang.

Hadir sebagai narasumber dalam acara dialog Katadata Indonesia Data and Economic Conference (IDE) 2023: Indonesia Rising di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2023).

Di acara tersebut Anies Baswedan tidak menyebutkan nama, tetapi Dia hanya menyebutkan kriteria Cawapres yang bakal mendampinginya.

Baca Juga:  
Tragedi Nasional Korbankan 127 Nyawa, IPW Minta Kapolri Cabut Izin Penyelenggaraan PSSI

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan bahwa dalam mengambil keputusan, Dia menggunakan kriteria agar prediktebel. Ada lima kriteria bakal calon Presiden pilihannya.

“Satu, dia bisa membantu pemenangan. Dua, dia bisa membuat koalisi makin solid. Tiga, dia bisa membantu di dalam proses pemerintahan bila ditakdirkan menang. Empat, dia punya visi yang sama. Jangan sampai visinya beda. Nanti rutenya beda,” sebut Anies Baswedan.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, ke empat kriteria itu semuanya programatik, semuanya teknokratik sehingga di kriteria yang kelima dia menekankan pada kepribadian.

Baca Juga:  
Ramai Tagar Nazar Pemilu, Said Didu: Kayaknya Ini Pertama di Dunia Pendukung yang Mau Memberi

“Yang kelima adalah lebih pada kepribadian. Apa chemistrynya baik. Bolehkan punya chemistry yang baik sehingga bisa jadi dwitunggal,” katanya.

Anies tak menampik bahwa proses mencari bakal Cawapres dengan kriteria tersebut sedang berjalan. Tetapi, dalam perjalanannya Anies merasa ada kriteria nomor nol yang harus dimasukkannya.

“Dan di dalam proses ini, ini sedang berjalan ini. Tapi saya rasa dalam perjalanannya keliatannya ada kriteria nomor nol yang dulunya saya tidak memasukkan itu. Yaitu, tak bermasalah,” pungkasnya.

Baca Juga:  
Sulsel Masuk Daerah Rawan Netralitas ASN di Pemilu 2024, Lolly Suhenty: Paling Banyak di Pemilihan Kepala Daerah

Komentar