Aktivis Germab Minta Dirut PDAM Sinjai Tangani Kerusakan Pipa Transmisi Balangtieng dengan Tepat

Publisher:

SINJAI, Pos Liputan – Sejumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sinjai Bersatu keluhkan pelayanan PDAM Tirta Sinjai Bersatu. Pasalnya sudah beberapa bulan terakhir distribusi air bersih ke rumah warga sering terganggu.

Hal itu di ungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan Mahasiswa Bersatu (Germab) Wahyudi Kurniawan, Kamis (08/09/2022).

Penyebab pendistribusian air bersih ini terganggu disebabkan pipa transmisi ataupun pipa induk jalur balantieng yang mengaliri 6 kecamatan di Kabupaten Sinjai sering kali mengalami kerusakan.

Menurutnya, Direktur PDAM Tirta Sinjai Bersatu perlu mengambil langkah tepat dalam menangani kerusakan atau kebocoran pipa induk jalur balantieng agar tidak terus terjadi kerusakan.

“Beberapa bulan terakhir ini, hampir disetiap minggu pipa transmisi ataupun pipa induk jalur balantieng mengalami kerusakan, salah satu penyebab utama dikarenakan debit air yang sangat besar yang menimbulkan tekanan air yang tidak stabil akibatnya pipa mengalami ledakan,” kata Wawan sapaan akrabnya.

“Ketika hal ini terus dibiarkan berlanjut maka akan banyak kerusakan lain yang akan ditimbulkan dan akan berdampak pada pendistribusian air bersih kepada pelanggan PDAM,” sambungnya.

Wawan juga mengatakan, pengurangan debit air juga tidak bisa menjadi solusi, justru akan mengurangi suplai air bersih yang dibutuhkan masyarakat ketika debit air terus dikurangi.

“Saya meminta pihak PDAM untuk secepatnya mengambil solusi tepat dalam menangani masalah tersebut, pihak PDAM seharusnya perlu mengganti pipa – pipa jenis HDPE dengan pipa besi khususnya daerah yang rawan terjadi kerusakan atau ledakan. Serta membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) agar tekanan air juga tetap terjaga,” tegasnya.

Selain itu, tambahnya, rencana PDAM Tirta Sinjai Bersatu yang akan membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baru agar sesegera mungkin di wujudkan, agar distribusi air ke pelanggan bisa maksimal dan suplai air pun terpenuhi.

Penulis: Andi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar