Himpunan Mahasiswa Program Studi Agama-Agama UIN Alauddin Makassar Gelar Seminar Nasional

Publisher:

MAKASSAR, Pos Liputan – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Studi Agama-Agama (SAA) UIN Alauddin Makassar, adakan seminar nasional dengan mangusung tema “Merajut Persaudaraan dalam Moderasi dan Ekologi demi Memperkokoh NKRI” yang dilaksanakan di Lecture Teater UIN Alauddin Makassar, Senin (17/10/2022).

Seminar ini menghadirkan enam narasumber, diantaranya, Dosen Prodi SAA, Wakil ketua bidang Kesehatan dan Sosial Kemanusiaan PHDI Sul-Sel, Dosen Pascasarjana IAKN Toraja, Ketua PERMABUDHI Makassar, Humas dan Pemerintahan Majelis Rohani Nasional Baha’i Indonesia, dan Kapolrestabes Makassar, serta dihadiri 134 Mahasiswa dari beberapa kampus.

Pembukaan kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Dr. Muhsin Mahfudz, M. TH. I sekaligus menjadi Keynot Speaker dalam seminar moderasi.

Seminar nasional moderasi beragama merupakan rangkaian acara milad studi Agama-agama yang ke-50 tahun. milad yang diadakan untuk pertama kalinya sekaligus sebagai pembuka seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama satu minggu dari tanggal 17 sampai 22 oktober 2022. Hal itu disampaikan oleh Fitria Surahman selaku ketua panitia dalam kegiatan.

“Lebih lanjut acara milad yang kemudian akan di rangkaikan dengan lomba keolahragaan, keagamaan dan akademik se-UIN,” ucapnya.

Ketua HMPS SAA, Andi Indah menyampaikan, selain dari pada ceremonial milad SAA, kegiatan itu juga sebagai wadah untuk saling mengenal dengan berbagai agama lain. Juga menjadi sosialisasi moderasi beragama dimana mahasiswa SAA yang harus menjadi garda terdepan untuk mensosialisasikan moderasi beragama dan menjadi agen perdamaian dunia.

“Walau kita berbeda dalam keyakinan, agama, adat, pun bahasa kita tetaplah saudara dalam kemanusiaan,” katanya.

Salah satu hal menarik disampaikan oleh narasumber seminar adalah bahwa moderasi bukan lah basa-basi semata sehingga sinegritas antar lembaga dan seluruh eleman masyarakat harus bahu membahu membumikan moderasi dan tetap menjaga kelestarian ekologi khususnya di daerah Sulawesi Selatan.

Dalam pembukaan kegiatan milad 5 dekade studi agama-agama UINAM, seminar nasional ini mengusung tema tentang moderasi dan ekologi demi keutuhan NKRI.

Tema ini tentu diharapkan menjadi salah satu dialog moderasi yang dapat memebrikan pengaruh besar terkhusus bagi kalangan akademik dan mahasiswa guna mendorong terciptanya Indonesia yang damai sehingga seluruh elemen masyarakat yang berbeda agama, kepercayaan, adat dan tradisi dapat hidup berdampingan sebagaimana cita-cita pendiri bangsa ini.

Penulis: Citizen ReporterEditor: Andi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar