MAKASSAR, Posliputan.com – Nama AKP Bahtiar, S.Sos., S.H., M.H., kini kembali menjadi sorotan di lingkungan Polda Sulawesi Selatan. Perwira Polri yang dikenal tegas namun humanis ini resmi mengemban amanah baru sebagai PS Kanit 4 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Sulsel, sebuah posisi strategis yang berfokus pada penanganan Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor).
Jabatan baru ini menjadi babak baru bagi pria yang akrab disapa Bahtiar tersebut, setelah sebelumnya sukses menuntaskan pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri pada akhir tahun 2025 lalu.
Perjalanan karier AKP Bahtiar adalah potret kerja keras seorang prajurit Bhayangkara. Memulai pengabdian sebagai Bintara Polri angkatan 17 (SDSS) tahun 1998-1999, ia membangun fondasi profesionalismenya dari bawah.
Di awal kariernya, ia ditempa di Polres Takalar dengan menduduki berbagai posisi krusial di bidang reserse, seperti Kanit Pidum dan Kanit Tipidter. Konsistensinya membuahkan hasil hingga ia berhasil menyelesaikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP). Sebagai perwira pertama, ia terus menunjukkan tajinya, termasuk saat menjabat sebagai KBO Reskrim Polres Takalar selama empat tahun.
Pengalaman kepemimpinannya semakin matang saat dipercaya memegang tongkat komando kewilayahan sebagai Kapolsek Bangkala (Polres Jeneponto), serta Kapolsek Bontomarannu dan Kapolsek Bajeng (Polres Gowa).
Bagi rekan sejawat dan masyarakat, sosok Bahtiar identik dengan pribadi yang berambut cepak, tegas dalam bertindak, namun tetap humanis dalam berinteraksi. Reputasinya sebagai Kasat Reskrim saat di Polres Gowa sangat disegani karena keberhasilannya mengungkap berbagai kasus kriminalitas kelas kakap, mulai dari tindak pidana pembunuhan hingga sindikat peredaran uang palsu.
Transisi kariernya di Polres Gowa menjadi bukti kepercayaan pimpinan atas dedikasi dan integritas yang ia miliki dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Menantang Tantangan Baru di Tipidkor
Kini, dengan bekal pendidikan Sespimma dan segudang pengalaman lapangan, AKP Bahtiar siap menghadapi tantangan baru di Ditreskrimsus Polda Sulsel. Penempatannya di bidang Tipidkor dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang merugikan negara.
Dengan karakter yang “berteman dengan siapa saja”, banyak pihak menaruh harapan besar agar AKP Bahtiar mampu membawa perubahan positif dan memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum di Sulawesi Selatan, khususnya dalam memberantas praktik korupsi yang menjadi musuh bersama.
Kisah AKP Bahtiar menjadi bukti bahwa dedikasi tanpa henti dan integritas adalah kunci utama dalam meniti karier di institusi Polri. Selamat bertugas di posisi yang baru, AKP Bahtiar!














Komentar