Kreatif, Warga Binaan Rutan Sinjai Sulap Bambu Bekas Bahan Bangunan Jadi Karya yang Berguna

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

SINJAI, Pos Liputan – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Sinjai dalam menjalani masa pidananya dilakukan degan hal-hal yang positif salah satunya dengan membuat kerajinan dari bambu bekas.

Limbah bekas bahan bangunan ini mereka ubah menjadi barang yang bisa berguna untuk aktivitas sehari-hari bahkan mampu bernilai ekonomis. Seperti bangku dan kursi.

Mereka hanya membutuhkan alat seperti parang, gergaji, dan palu. Untuk bahannya, mereka hanya membutuhkan bambu bekas bahan bangunan dan rotan sebagai pengikat.

Baca Juga:  
Perangi Buta Aksara Terhadap Warga Binaan, Ini yang Dilakukan Rutan Sinjai

Kegiatan positif WBP Rutan Sinjai ini dipantau langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan dan Petugas Rytan Kelas IIB Sinjai, Wajidi Hasbi.

“Kami memanfaatkan bahan dan skill yang dimiliki oleh warga binaan sehingga kegiatannya diisi dengan kegiatan positif. Kami juga tetap memantau dan melakukan pengawasan bersama dengan petugas yang lain, karena beberapa alat yang digunakan dapat menimbulkan gangguan kemananan,” ucap Wajidi Hasbi, Jumat (13/01/2023).

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Rutan Kelas IIB Sinjai, Muhammad Ishak mengapresiasi kegiatan ini, karena hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengasah skill yang dimiliki oleh Warga Binaan.

Baca Juga:  
Setelah 4 Tahun Lalu, Kades Turungan Baji Berhasil Kembali Laksanakan MTQ Tingkat Desa

“Kami mengapresiasi kegiatan ini, karena menghasilkan karya berupa bangku ataupun kursi. Dilain sisi juga mengasah skill dari warga binaan,” jelasnya.

Hasil dari kerajinan ini, ditempatkan pada beberapa spot yang ada di Rutan Kelas IIB Sinjai. Bangku ataupun kursi tersebut dimanfaatkan warga binaan untuk menghabiskan waktunya seperti membaca buku, bersantai, ataupun bersenda gurau sesama warga binaan.

Komentar