SINJAI, Posliputan— Polres Sinjai terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Polres Sinjai menggelar sosialisasi dan edukasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di MAN 1 Sinjai, Rabu (21/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di MAN 1 Sinjai, Jalan Baronang, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Sinjai, AKP Mudatsir, S.I.P., M.M. Sosialisasi ini diikuti kepala sekolah, para guru, serta sekitar 100 siswa-siswi.
Dalam kegiatan tersebut, AKP Mudatsir menyampaikan pesan Kapolres Sinjai mengenai pentingnya melindungi generasi muda dari ancaman peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan bebas narkoba.
Menurutnya, pelajar merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dan edukasi sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu maupun iming-iming dari pihak yang berupaya menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkotika.
“Kapolres Sinjai memberi perhatian serius terhadap keselamatan mental dan masa depan generasi muda di Kabupaten Sinjai. Beliau menekankan bahwa sekolah harus menjadi benteng pertahanan utama yang bersih dari narkoba,” ujar AKP Mudatsir.
Ia menegaskan, pemahaman tentang bahaya narkotika perlu ditanamkan sejak dini melalui kerja sama antara kepolisian, pihak sekolah, guru, orang tua, dan para pelajar. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Selain membahas dampak penyalahgunaan narkotika dan konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan, sosialisasi tersebut juga menyoroti bahaya penggunaan rokok elektrik atau vape serta rokok konvensional yang mulai menjadi perhatian di kalangan remaja.
Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk lebih selektif dalam pergaulan, memahami risiko perilaku berbahaya, serta berani menolak ajakan yang dapat merugikan kesehatan dan masa depan mereka.
AKP Mudatsir menambahkan, pendekatan humanis melalui lingkungan sekolah merupakan bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan bertajuk Polisi Bersama Masyarakat tersebut, Polres Sinjai berharap terbangun sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, kondusif, serta terhindar dari penyalahgunaan narkoba.














Komentar