Buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Resmi Diluncurkan di Malaysia, Dokter Koboi Sampaikan Terima Kasih

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

MALAYSIA, Pos Liputan– Tokoh muda penggerak literasi asal Indonesia, dr. Wachyudi Muchsin, SH., M.Kes., C.Med., kembali menorehkan kiprah di panggung internasional melalui peluncuran buku berjudul “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna: Rahasia Psikologi Kepribadian di Balik Mereka yang Mencintai Hitam”. Selasa, (26/5/2026).

Penulis yang akrab disapa “Dokter Koboi” itu memperkenalkan karya terbarunya dalam agenda launching internasional di Malaysia sebagai bagian dari upaya memperluas pengaruh literasi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Peluncuran buku tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan regional, di antaranya Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor, serta Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Andi Rudi Latif.

Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan BPOM RI dr. Elfi Wardaningsih, Tim Ahli Kepala BPOM RI Dr. Andi Armyn Nurdin, Staf Khusus Kepala BPOM RI Bidang Kebijakan Pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan Hj. Nor Andi Arina Wati Arsyad, serta sejumlah perwakilan keluarga besar BPOM RI.

Baca Juga:  
Ketua Umum Bhayangkari Kunjungi NTT dan Bagikan 5.000 Paket Bansos

Buku ini merupakan karya kelima dr. Wachyudi Muchsin yang dikenal sebagai dokter, akademisi, aktivis kemanusiaan, sekaligus pejabat publik asal Makassar, Sulawesi Selatan. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Staf Khusus Kepala BPOM RI.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain aktif di bidang kesehatan dan pemerintahan, Dokter Koboi dikenal luas sebagai tokoh literasi yang menggagas Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM) sejak 2005, sebuah gerakan yang kini menjadi salah satu contoh penguatan budaya baca di tingkat nasional.

Identitas khasnya yang hampir selalu mengenakan pakaian serba hitam dalam berbagai aktivitas publik menjadi inspirasi lahirnya buku tersebut. Melalui karyanya, ia mengulas filosofi serta makna psikologis warna hitam sebagai simbol karakter, keteguhan, ketenangan, independensi, hingga kedalaman berpikir.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor menilai dr. Wachyudi Muchsin sebagai sosok muda kreatif yang berhasil memadukan dunia kesehatan, literasi, dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Dokter Koboi bukan hanya praktisi kesehatan, tetapi juga figur literasi yang mampu membaca fenomena sosial dengan pendekatan sederhana namun sarat makna. Buku ini menunjukkan bahwa pemikiran kreatif anak bangsa dapat diterima hingga tingkat regional,” ujar Afriansyah Noor.

Baca Juga:  
Kolaborasi Pejabat dan Aktivis, Sahabat Literasi Sinjai Hadir Dorong Budaya Membaca

Sementara itu, Kepala BPOM RI Prof. Dr. Taruna Ikrar memberikan apresiasi terhadap konsistensi dr. Wachyudi Muchsin dalam membangun budaya literasi dan komunikasi publik.

“Dokter Koboi merupakan pribadi yang konsisten membangun literasi dengan gaya khas dan autentik. Buku ini membuktikan bahwa kreativitas, keberanian berpikir, dan konsistensi dapat melahirkan karya yang memiliki daya tarik internasional,” kata Taruna Ikrar.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Wachyudi Muchsin menjelaskan bahwa bukunya lahir dari pengamatan panjang terhadap fenomena psikologi warna dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, pilihan warna kerap merefleksikan kondisi emosional, pola pikir, hingga karakter dasar seseorang. Warna hitam, kata dia, sering diasosiasikan dengan pribadi yang independen, elegan, kritis, tenang, serta memiliki kedalaman berpikir yang kuat.

“Buku ini ingin mengajak masyarakat memahami bahwa warna bukan sekadar persoalan estetika, tetapi juga dapat menjadi refleksi psikologis manusia. Di balik warna hitam terdapat filosofi keteguhan, ketenangan, dan kekuatan karakter yang sering kali tidak disadari,” ungkapnya.

Baca Juga:  
Lebih Dekat dengan Bripka Jamal, Polisi yang Aktif Masuk Kelas

Diskusi dalam peluncuran buku turut membahas hubungan antara warna, identitas diri, citra sosial, hingga perilaku manusia di era digital. Tema psikologi warna dinilai relevan dengan kehidupan modern, terutama ketika identitas visual menjadi bagian penting dalam personal branding dan komunikasi sosial.

Buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” kini telah tersedia melalui platform penjualan daring, termasuk Gramedia Online dan Shopee.

Peluncuran internasional ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi budaya dan intelektual antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus membuka ruang baru bagi perkembangan literasi psikologi populer Indonesia di tingkat regional.

Buku tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bacaan reflektif, tetapi juga referensi inspiratif bagi generasi muda, akademisi, dan masyarakat umum yang ingin memahami hubungan antara warna, emosi, dan karakter manusia di tengah dinamika kehidupan modern.

Komentar