EN LMND Lantik Pengurus Baru, Ketum: Kaum Muda Harus Aktif Untuk Mengintervensi Momentum Politik 2024

Publisher:

JAKARTA, Pos Liputan – Tim Formatur Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) menyelenggarakan acara pengukuhan dan pelantikan kepengurusan periode 2022-2024 di Gedung Joang, Jakarta Pusat, Minggu (29/01/2023).

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua-Ketua Umum Cipayung Plus dan dibuka oleh Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga Asroru Niam.

Dalam sambutannya, Ketua Umum EN-LMND Muhammad Asrul mengajak generasi muda dan kelompok gerakan mahasiswa untuk menjadi inisiator dalam mendorong persatuan nasional dan membumikan nilai-nilai Pancasila di semua sektor lini kehidupan berbangsa dan bernegara.

Nilai-nilai Pancasila harus tertanam kuat ke dalam jiwa kaum muda di tengah polarisasi yang menguat sehingga semangat kebersamaan dan persatuan menyala-nyala dalam hati sanubari setiap orang.

“Semangat Pancasila sebagai solusi atas polarisasi masyarakat. Setiap orang Indonesia harus menjadi manusia Pancasila, dan itu harus dimulai dari kaum muda sebagai calon-calon pemimpin bangsa ini ke depannya,” kata Asrul.

Lebih lanjut, Asrul juga menyinggung situasi global yang tidak menentu akibat krisis dan ancaman resesi ekonomi sebagai imbas dari Covid-19, Perang Rusia-Ukraina yang mengguncang rantai pasok global sehingga terjadi perlambatan pemulihan ekonomi, kelangkaan pangan dan krisis energi.

Karena itu, dia mendorong agar pemerintah dapat menumbuhkan daya kreativitas masyarakat serta memberikan perhatian dan perlindungan yang lebih terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.

“Dunia juga dihadapkan pada krisis lingkungan, perubahan iklim dan pelanggaran HAM. Pengabaian terhadap krisis ini sama saja pengabaian terhadap masa depan umat manusia. Menunda komitmen untuk masalah ini sama dengan mempersingkat umur manusia dan bumi,” kata Asrul.

Selain itu, Asrul mengatakan bahwa momentum politik tahun 2024 membutuhkan keterlibatan kaum muda dan kelompok organisasi mahasiswa. Menurutnya, kaum muda harus hadir dengan ide dan gagasan untuk mengisi kekosongan narasi dari elit-elit politik hari ini.

“Kaum muda harus aktif untuk mengintervensi momentum politik 2024. Masalah yang dihadapi bangsa ini masih banyak, perdebatan politik ke depannya harus diarahkan untuk menjawab masalah dan tantangan bangsa ini, misalnya, ekonomi, pendidikan, demokrasi, HAM, dan lainnya,” ucap Asrul.

Ia juga menyampaikan bahwa, LMND akan mendorong gerakan ideologisasi dan pendidikan politik secara berkelanjutan kepada anggota LMND seluruh Indonesia, yang nantinya sebagai garda terdepan dalam menghidupkan percakapan publik yang lebih berkualitas.

Selain itu, ia juga akan mendorong pembuatan blue print pendidikan sebagai usulan dan koreksi atas sistem pendidikan nasional yang belum berpihak kepada rakyat kecil, liberal, dan pragmatis.

Asrul juga menyampaikan pentingnya kemandirian ekonomi dalam tubuh organisasi mahasiswa. Dalam upaya membangun kemandirian organisasi, kata dia, LMND akan mendorong gerakan satu unit usaha bagi setiap wilayah dan kota di seluruh Indonesia.

“Dalam Kongres IX Makassar, LMND telah berkomitmen untuk menjadikan organisasi ini sebagai organisasi yang modern, mandiri dan terbesar di Indonesia. Di era digital syarat-syarat itu telah ada, tinggal kemauan dan konsistensi dalam mewujudkannya,” tegas Asrul.

Komentar