SINJAI, Posliputan.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sinjai pada Kamis (4/6/2026) dini hari tadi, membuat beberapa wilayah terendam banjir dan tanah longsor serta pohon tumbang.
Pada peristiwa tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai mendata terjadinya banjir dan tanah longsor di 5 (Lima) kecamatan.
Dalam kejadian bencana Hidrometeorologi di lima kecamatan di wilayah Kabupaten Sinjai terdiri dari 5 unit rumah yang terdampak tanah longsor dan 3 unit rumah rusak berat.
” Dari 5 kecamatan seperti di Sinjai Utara yang terdampak tanah longsor berada di Kelurahan Biringere 1 Unit rumah dan Kelurahan Lamatti Rilau, Tepi Sungai Tangka mengalami longsor akibat gerusan aliran air yang mengakibatkan Pipa Milik PDAM terputus,” Ujar Plt Ka BPBD Sinjai, A.Ariany Djalil melalui saluran WA BPBD Kabupaten Sinjai, Kamis (4/6/2026).
Sementara di Kecamatan Sinjai Timur kata dia, ada 5 Dusun/Desa yang terdampak tanah longsor seperti di Dusun Jahung-Jahung, Desa Sanjai. 1 Unit Rumah mengalami rusak berat,
Dusun Wae Tuoe, Desa Lasiai 2 Unit Rumah rusak berat dan 1 unit terdampak Tanah Longsor, Desa Sanjai tanah Longsor dan Pohon Tumbang menutup akses jalan Desa Sanjai – Desa Lasiai.
“Selain itu, di Dusun Maccini, Desa Panaikang tebing dipinggir jalan penghubung Desa Panaikang – Desa Patallassang mengalami longsor, meterial longsoran menutup sebagian badan jalan dan Desa Saukang, Pondasi dan Dinding Jembatan mengalami kerusakan akibat tanah longsor,” Lanjutnya.
Tidak hanya itu, di Kecamatan Tellulimpoe tepatnya di Dusun Tippulue Desa Lembang Lohe. Jalan Penghubung Desa Lembang Lohe – Desa Saotengah retak akibat tanah longsor, Dusun Tippulue Desa Lembang Lohe. Sawah dan Kebun milik warga tertimbun meterial tanah longsor dan Desa Bua, akses jalan Desa tertutup material Tanah Longsor.
“Semantara di Kec. Sinjai Selatan tepatnya di Desa Aska, jalan penghubung Desa Aska ke Desa Alenangka tertutup material tanah longsor dan Desa Talle, bahu jalan mengalami longsor akibat hujan deras. Untuk di Kecamatan Bulopoddo terjadi di Dusun Bulo Desa Tompubulo, Tebing setinggi 5M mengalami Longsor, material longsoran menutup badan jalan poros Bulupoddo,” Ungkapnya.
Kemudian banjir merendam 21 Unit Rumah dan
Rusak Ringan 1 Unit Rumah di bebrapa Kecamatan seperti Kec. Sinjai Utara beberapa ruas jalan dan perkantoran terendam banjir dan Kec. Sinjai Timur di Dusun Maccini Desa Panaikang 17 Unit rumah, dan sekitar 60Ha sawah milik warga terendam banjir, Dusun Boropao, Desa Patalassang, 2 Ekor kuda mati tenggelam
Selanjutnya, Dusun Batu-batu Desa Lasiai, 3 Unit Rumah terendam banjir, Dusun Wae Tuoe Desa Lasiai, 1 Unit rumah rusak ringan pada bagian dinding rumah akibat terdampak Banjir, Dusun Baringeng Desa Panaikang, 2 Unit Perahu hanyut akibat arus Sungai Kalamisu
Dan Kec. Tellulimpoe di Desa Sukamaju, Jembatan Penghubung Desa Sukamaju dan Desa Erabaru terputus akibat Banjir dan pohon tumbang di Kec. Sinjai Utara tepatnya di Kelurahan Bongki, Pohon jenis trambesi tumbang dan menimpa bangunan Kolam Renang milik warga, namun tidak menimbulkan kerusakan.
PLT Kepala BPBD Sinjai Andi Ariyani Djalil mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. “Warga yang bermukim di daerah rawan longsor, bantaran sungai, dan pesisir diminta untuk selalu siaga menghadapi risiko bencana,” Imbaunya. (**)








Komentar