Polisi Kembali Temukan Satu ABK Meninggal Dunia Korban Kebakaran Kapal di Mappi

Publisher:

JAYAPURA, Pos Liputan – Satu korban ABK kapal LCT Spob Cahaya Al- Arrahim 1 yang terbakar di Mappi kembali ditemukan tim gabungan di sekitar Kali Assue tidak jauh dari TKP kebakaran, Jumat (19/8) kemarin.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan korban ditemukan tim gabungan sekitar pukul 22.15 WIT di kali Assue.

Korban Herman (28) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari TKP kebakaran dengan jarak antar korban dan TKP sekitar 300 meter.

“Pada pukul 22.15 WIT salah satu korban dari kebakaran dua kapal di Kabupaten Mappi kembali ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini tim gabungan yang dibantu masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian terhadap 2 orang korban hilang lainnya,” ujar Kombes Kamal. Sabtu, (20/8/2022).

Lebih lanjut Kombes Kamal menjalaskan, untuk korban meninggal dunia Markus Tangke, pada Kamis sekitar pukul 14.00 WIT telah di evakuasi ke Kepi menggunakan speedboat. Sementara 4 korban luka bakar lainnya akan dirujuk ke Kabupaten Merauke.

“Empat korban luka bakar tersebut diantaranya 2 ABK dari Kapal Spob Cahaya Al- Arrahim, dirujuk ke rumah sakit Kepi selanjutnya akan diterbangkan ke Merauke, sedangkan 2 korban lainnya yang merupakan ABK dari Kapal Kayu Dua Putra hari ini akan dievakuasi dari Asgon menuju ke Kabupaten Merauke dengan menggunakan pesawat maff,” jelasnya.

Kabid Humas mengungkapkan Polsek Asgon yang dibackup Polres Mappi telah melakukan olah TKP, mengamankan pemilik Kapal Kayu Dua Putra, pemeriksaan awal terhadap ABK, mengamankan mesin penyedot / Alkon dan serpihan kapal kayu dua putra yang ada diatas kapal Lct Spob Cahaya Al- Arrahim.

“Setelah kejadian personel telah memasang garis polisi, melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti serta melakukan pemeriksaan terhadap anak buah kapal,” ungkap Kamal.

Sampai saat ini anggota Polsek Asagon yang dibackup oleh Polres Mappi telah melakukan pemeriksaan terhadap 6 orang saksi dan juga telah melakukan olah TKP, diharapkan nantinya terhadap tim dari Laboratorium Forensik untuk segera hadir guna memastikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut.

Diiberitakan sebelumnya bahwa telah terjadi kebakaran terhadap dua kapal yakni kapal Kayu Dua Putra dan kapal LCT Spob Cahaya Al- Arrahim di Dermaga Distrik Assue Kabupaten Mappi yang mengakibatkan 3 korban meninggal dunia, 2 belum ditemukan dan 12 orang mengalami luka bakar dan saat ini sudah mendapat perawatan medis.

17 korban diantaranya 3 meninggal dunia Markus Tangke dan Ahmad Septi Ramadan dan Herman, 12 orang mengalami luka bakar yakni an. Mansur, Syahrul Nimrat, Callu, Narli, Fadli, Novyanto, Elbin, Ayub, Sutopoali, Hawi, Muhamad Abdul Raup, Bunga Ayub dan untuk saat ini tersisa 2 orang yang belum ditemukan an. Edi Ibrahim dan Pardi.

Sampai saat ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 2 korban yang hilan an. Edi Ibrahim dan Pardi.

Penulis: Jumardi
Baca berita Pos Liputan di:
|

Komentar