8 Orang PKD Resmi di Lantik, Ini Arahan Bawaslu Bone dan Ketua Panwascam

Publisher:

BONE, Pos Liputan – Pelantikan dan pembekalan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan/Desa (PKD) se-Kecamatan Salomekko, untuk Pemilu Tahun 2024, Minggu (05/02/2023).

Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Singkeru Rukka, Kelurahan Pancaitana, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Sulsel.

Sebanyak 8 Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kaluraha/Desa ( PKD) terpilih yang dilantik.

Dalam sambutannya, Ketua Panwascam Salomekko, Firman, mengucapkan selamat kepada Anggota PKD terpilih.

‘Hari ini, sahabat PKD sudah dilantik, jadi Itu secara otomatis melekat pada diri sebagai pengawas pemilu yang harus menjaga integritas,”ucapnya.

“Saya tidak mau ada kata-kata diluar sana, bahwa dia pengawas, tapi dia juga mau diawasi, kita tidak boleh mudah goyah, kita tetap pada pendirian dan berdiri sesuai per undang undang-an,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Pengawas Pemilu itu, tidak lagi ada kata libur, karena yang mau diawasi terkadang banyak di hari libur tidak ada lagi bilang mau istirahat hari ini, dan ketika dimintai data meski itu tegah malam, itu harus diberikan tanpa ada alasan.

“Karena sebagai pengawas pemilu, kita memang harus siap sedia dan bekerja semaksimal mungkin,” tegasnya.

Sementara Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubla Bawaslu Kabupaten Bone, Alwi menegaskan, bahwa sejak anda semua sudah mengucapkan ikrar dan janji secara otomatis anda jadi pengawas pemilu harus menjaga integritas, profesional, serta menjaga marwah Bawaslu.

“Saya menginginkan sahabat PKD bekerja disiplin waktu, bekerja sesuai dengan arahan, dan mekanisme pengawasan. Juga harus bangun komunikasi dengan baik kepada seluruh stokholder di desa masing-masing, agar mempermudah dalam pengawasan nantinya,” katanya.

Ia melanjutkan, jangan ada teman-teman berprinsip seperti penjaga gawan, yang menunggu bola baru mau bergerak, tapi kita inginkan teman-teman memetakan potensi kerawanan, dan jika sudah melakukan pemetaan maka lakukan pencegahan dengan baik.

“Pengawas pemilu harus membuka diri, dan melakukan pengawasan secara partisipatif juga harus membangun kreasi dan melakukan pencegahan dengan baik. Karena sejatinya pengawas adalah mencegah terjadinya pelanggaran,” tutupnya.

Setelah dilantik, Tidak ada waktu lagi bersantai santai, jangan sampai bilang PKD ini adalah kerja sampingan, ini adalah kerja penuh waktu, dan tidak mudah jadi pengawas pemilu, tapi disertai dengan niat tulus dan kemauan yang tinggi, kedepan pasti akan terasa mudah.

Turut hadir, Bawaslu Kabupaten Bone, Camat Salomekko, Ketua NU Kabupaten Bone, sebagai Pemateri, Kapolsek, Salomekko, Danramil Salomekko, KUA Salomekko, Ketua PPK Salomekko, Kepala Lurah dan Desa Se-Kecamatan Salomekko serta Komisioner Panwascam Salomeko, dan PKD Se-Kecamatan Salomekko.

Komentar