Hari Kelima Pembinaan KKRI di Unhan RI: Kadet Ditempa Mental, Wawasan Kebangsaan hingga Keterampilan Digital

Publisher:
Eksklusif, Berita Terkini di WhatsApp Posliputan.com

BOGOR, PosLiputan — Memasuki hari kelima pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Sentul, Bogor, Rabu (9/9/2026), para peserta terus mendapatkan pembekalan untuk memperkuat ketahanan mental, wawasan kebangsaan, sekaligus keterampilan menghadapi perkembangan era digital.

Rangkaian pembinaan diisi dengan berbagai materi strategis. Salah satunya Wawasan Kebangsaan yang disampaikan Direktur Sumber Daya Alam dan Buatan (Dir SDAB) Pothan Kemhan, Brigjen TNI Wirawan Yanuartono.

Selain itu, para kadet mengikuti sesi konseling dan diskusi bersama Sabrang Mowo Damar dari DPN. Pembinaan juga dilengkapi pelatihan Basic Content Creator dan Digital Marketing Dasar yang diberikan oleh Balai Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan.

Duta Komcad, Deddy Corbuzier, turut memberikan perspektif mengenai wawasan kebangsaan kepada para peserta. Kehadirannya memberikan sudut pandang tambahan bagi para kadet dalam memahami pentingnya nasionalisme dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Kabacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema turut meninjau langsung para peserta. Ia memberikan motivasi agar para kadet senantiasa menjaga ketangguhan, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah selama mengikuti seluruh rangkaian pembinaan.

Baca Juga:  
Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembinaan KKRI tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter para kadet agar memiliki mental kuat, wawasan kebangsaan yang kokoh, serta kemampuan yang relevan dengan tantangan zaman.

Dengan bekal tersebut, para kadet diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki kompetensi serta rasa tanggung jawab dalam mengabdi dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Komentar

Lainnnya